Hari Ini Seleksi CPNS untuk Honorer K2, “Selamat Berjuang”

ImageMinggu, 3 Nopember 2013 adalah saat yang ditunggu-tunggu bagi para honorer yang sudah mengabdi pada instansi pemerintah setidaknya sebelum tahun 2005 untuk jadi menjadi CPNS. Karena pada hari ini, secara serentak di seluruh wilayah Indonesia Honorer K2 melaksanakan test CPNS yang memang dikhususkan bagi mereka. Setidaknya jumlah keseluruhan secara nasional Honorer K2 adalah 613.919 dan hanya akan diterima jadi CPNS 30%-nya.

Sebutan honorer K2 merupakan tenaga honorer yang gaji dan pendapatannya tidak dari APBN/APBD. Berbeda dengan honorer K1 yang secara otomatis diangkat menjadi CPNS berdasarkan peraturan Pemerintah (PP) Nomor 56 Tahun 2012 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer Menjadi CPNS yang merupakan Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2005 Tentang Pengangkatan Tenaga Honorer Menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil.

Pada tenaga honorer K2 ini, mereka harus mengikuti test dengan persyaratan sesuai PP tersebut yakni: Continue reading

Advertisements
Posted in Pendidikan | Leave a comment

Orang Tidak Mampu berhak Mendapatkan Akses Pendidikan Berkualitas

Bulan Juni-Juli merupakan bulan-bulan para siswa dan orang tua siswa mencari sekolah dan menyekolahkan anaknya. Melihat pengumuman PPDB, SNMPTN dan juga beberapa seleksi masuk yang diselenggarakan PTN, terlihat ada peningkatan pendaftar yang cukup signifikan. Hal yang sangat positif untuk kita apresiasi karena meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan bagi mereka. Terlebih meningkatnya semangat melanjutkan sekolah untuk mereka dari kalangan yang kurang mampu.

Semestinya memang pihak sekolah dan atau pendidik senantiasa memberikan motivasi akan urgensi pendidikan bagi masyarakat guna meningkatkan taraf hidupnya tanpa ada perilaku diskriminatif. Bahwa akses pendidikan sudah seharusnya menjangkau semua kalangan terutama masyarakat yang tidak mampu. Dan semestinya pula penyelenggara pendidikan baca:sekolah/perguruan tinggi memberi kesempatan yang seluas-luasnya bagi yang tidak mampu. Jangan seolah terkesan secara implisit “jer basuki mowo beo” atau atau muncul pertanyaan “bagaimana mau berkualitas, kalau biayanya murah?”. Kalau demikian adanya, paramater suatu pendidikan hanya diukur dari materi, sekolah/PT tidak lebihnya sebagai lembaga yang komersial. Continue reading

Posted in Pendidikan | Leave a comment

Gebrakan Menkes: Kondom untuk Remaja

Hangat dalam pemberitaan media atau milis mengenai kebijakan menkes yang baru berupa kemudahan akses kondom bagi remaja yang beresiko. Menkes beralasan bahwa untuk mengurangi tingkat penularan HIV/AIDS dan aborsi di kalangan remaja. Menurut data yang direlease oleh beliau bahwa 2,3 juta remaja melakukan aborsi tiap tahunnya sebagaimana dikutip dari BKKBN (health.detik.com). Continue reading

Posted in Sosial Budaya | 1 Comment

Guru Bersertifikasi Memang Perlu Diuji Ulang

Beberapa waktu yang lalu, kemendikbud merencanakan dilaksanakannya Uji Kompotensi guru yang telah mengantongi Sertifikat Pendidik mulai Juli nanti. “Melalui tes ulang ini kami akan mendapatkan pemetaan kompetensi para guru kita, apakah kualitas mereka akan meningkat atau tidak. Bagi yang tidak lulus tes kami akan adakan pembinaan,” kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidik (BPSDMP dan PMP) Kemendikbud Syawal Gultom di Jakarta, Rabu (30/5) (metrotvnews.com). Menanggapi pernyataan Bapak Syawal tersebut, saya secara pribadi sangat setuju, karena profesionalisme seorang guru haruslah tetap terjaga dan terus dapat ditunjukkan, terlebih mereka yang suda bergelar “Guru Profesional” dengan sertifikat pendidik yang dimiliki. Bahkan kalau menurut saya pribadi, kalau mau ekstrim, bagi mereka yang tidak lulus uji kompetensi, selain diberikan pembinaan, untuk sementara tunjangan yang melekat juga ditunda. Karena sebenarnya tunjangan itu kan diberikan bagi mereka yang tetap profesional, atau menjaga keprosionalismenya. Sehingga mau tidak mau, kita akan berupaya untuk memenuhi standar keprofesionalismean seorang guru kalau tidak mau tunjangan yang melekat ditarik kembali. Continue reading

Posted in Pendidikan | 2 Comments

K-Pop dan Generasi Muda Bangsa

Mencermati fenomena budaya K-Pop yang sangat digandrungi generasi muda kita menjadi hal yang sangat menarik untuk kita bicarakan. Mengapa demikian, karena fenomenanya di layar kaca seringkali disuguhkan penampilan-penampilan dari boyband atau girlband pada acara musik tv swasta yang banyak meniru dari Korean Pop seperti SUJU, 4Minute dan lain-lain. Kemudian berlomba-lomba anak-anak muda kita membentuk band serupa yang kemudian disambut hangat oleh remaja atau generasi muda kita seperti munculnya band SNSD, Cherry Belle, dan lain-lain. Melihat fenomena demikian, industri pertelivisian pun menangkap peluang emas dengan membuka audisi untuk boyband atau girlsband. Continue reading

Posted in Sosial Budaya | Leave a comment

Ujian Nasional dan Budaya Tidak Jujur

Penyelenggaraan UN

Ujian Nasional 2012 untuk jenjang SMA/SMK sudah selesai minggu kemarin. Minggu depan tepatnya selama tiga hari dari Senin-Rabu, 23-26 April 2012 tinggal UN untuk jenjang SMP/MTs. Sedikit mengevaluasi pelaksanaan UN SMA/SMK kemarin banyak sekali kejadian yang membuat hati ini miris. Sejatinya menurut pemerintah UN dimaksudkan untuk melakukan pemetaan kualitas pendidikan dan bukan satu-satunya penentu kelulusan, namun faktanya telah menimbulkan respon yang luar biasa dari seluruh lapisan masyarakat dan juga pemerintah daerah. Penolakan terhadap pelaksanaan UN pun terus mengemuka, bahkan sempat di bawa ke ranah hukum dari orang tua dan masyarakat korban UN dan dimenangkan oleh pihak penggugat sebagaimana putusan MA yang meminta menghentikan pelenggaraan UN sampai dengan adanya pemerataan dan peningkatan pendidikan. Namun kelihatannya pemerintah tidak bergeming dengan hasil putusan MA tersebut, dan terus menggelar hajatan UN. Continue reading

Posted in Pendidikan | 1 Comment